20.Apr.2016

Kartini dan Traveling Menurut Chicco Jerikho


Halo Aladiners! Mister mau ngelanjutin cerita hasil obrolan bareng aktor-aktor keren yang main di film a�?Surat Cinta Untuk Kartinia�?, nih. Kalau sebelumnya kamu udah nyimak obrolan bareng mas Lukman Sardi, sekarang waktunya Mister ceritain hasil tanya-jawab bareng Chicco Jerikho.

0
0
0

IMG_5118

Mas Chicco (cieee.. akrab banget kesannya) dalam film ini berperan jadi tukang pos yang nganterin surat untuk masyarakat di Jepara, termasuk untuk Kartini, pada tahun 1901. Setelah berulang kali nganterin surat, sang tukang pos jadi kagum pada Kartini dan semangatnya yang beda dengan perempuan Jawa kebanyakan pada waktu itu. Hmmm, siapa, sih yang nggak kagum dengan Kartini?

Abis ngobrolin perannya di film, Mister pengin tahu banget gimana gayanya mas Chicco saat traveling, termasuk saat pindah-pindah dari satu lokasi syuting ke lokasi syuting yang lain. Daripada Mister berbusa karena capek nyeritain, mendingan kamu simak aja sesi tanya-jawabnya, ya.

MA: Ini tempat syutingnya, kan berbeda-beda, ya mas? Jogja, Semarang, Gunung Kidul. Mas Chicco, pernah ke tempat-tempat ini sebelumnya?

CJ: Ke Jogja, ya pernah.

MA: Apa yang mas sukai dari Jogja? Kulinernya kah, atau tempat wisatanya?

CJ: Kulinernya pasti. Kebetulan saya suka nasi gudeg juga, sih. Terus sate klathak. Tapi kalau Jogja, yang paling utama nature-nya, sih. Culture-nya juga. Kita syuting kebetulan di daerah Klaten, namanya aku lupa. Pada saat booth camp yang bener-bener bangun pagi itu suasananya masih seger banget, bener-bener fresh.

MA: Oh, ya? Wah, rasanya kayak natural adventure gitu, dong?

CJ: Iya, back to nature.

MA: Kalau tempat wisata di Indonesia yang mas Chicco pengen banget datengin apa, ya?

CJ: Ora Beach!

MA: Kenapa?

CJ: Karena emang udah target banget, sih. Kayaknya destinasi ini harus banget gue datengin suatu saat nanti.

MA: Kalau misalnya, nih mas Chicco besok bisa berangkat, travel items yang harus banget dibawa apa aja kira-kira?

CJ: Yang penting charger-an, handphone. Biasa lah baju, kaos, jaket. Sesantai mungkin lah nggak usah ribet-ribet.

MA: Kalau gaya traveling mas sendiri seperti apa, sih?

CJ: Just go with it aja. Nggak usah terlalu banyak mikir. Kalau punya rencana dan waktu memungkinkan, just go. Nggak usah a�?eh, lo mau ikut nggak?a�?. Langsung pergi aja. Take your me-time.

Setelah selesai ngobrolin traveling, Mister juga nanya kenapa Aladiners dan rakyat sejagat Indonesia harus nonton a�?Surat Cinta Untuk Kartinia�?. Mas Chicco kemudian bilang kalau film ini unik banget. Sama kayak mas Lukman, mas Chicco ngerasa film ini beda karena menceritakan sosok Kartini dari sudut pandang tukang pos. Hmmma�� bener juga, karena film sejarah dari sudut pandang orang ketiga kayaknya udah biasa banget, ya.

Selain itu, film ini juga film fiksi sejarah yang enjoyable banget karena disampaikan dengan cara bertutur yang nyantai dan bisa dinikmati semua umur. Jadiii, mas Chicco berpesan supaya kamu merayakan Hari Kartini dengan ngajak temen dan keluarga nonton film ini. Buruan nonton di bioskop kesayangan kamu, ya!

Komentar