13.Jul.2020

Suka Adventure? 4 Air Terjun di Sumba Ini Wajib Kamu Kunjungi


Siapa yang nggak kenal dengan salah satu pulau paling eksotis di Nusa Tenggara Timur ini? Sumba, pulau yang menjadi primadona para wisatawan baik domestik maupun mancanegara ini memang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Mulai dari pantai, bukit hingga padang savananya sangat memanjakan mata. Tapi yang nggak kalah kerennya adalah pesona deretan air terjunnya. Nah, kali ini Mister akan kasih tahu 5 air terjun yang wajib kamu kunjungi kalau kamu ke Sumba.

0
0
0

 

1. Air Terjun Tanggedu

Sumber gambar: https://www.dakatour.com/lokasi-dan-harga-tiket-masuk-air-terjun-tanggedu-sumba-pesona-keindahan-alam-indonesia-yang-tiada-tandingnya.html

Air terjun yang terletak di Desa Tanggedu, Kecamatan Kanatang, Sumba Timur ini memang sangat menakjubkan. Meski lokasinya tersembunyi dan cukup sulit dijangkau, air terjun ini tak kehilangan daya tariknya bagi wisatawan untuk menikmati pesonanya. Wajar kalau tempat ini jadi buruan para wisatawan. Selain tempatnya yang masih alami, jajaran batuan yang membentuk aliran sungai ini sangat indah untuk dinikmati. Jadi, nggak ada masalah meski perjalannya sulit, karena akan terbayar dengan pemandangan yang luar biasa indah. 

Kalau kamu sampai di Air Terjun Tanggedu, kamu akan merasa sedang ada di film-film journey hollywood. Bayangin aja, air terjun yang tidak terlalu tinggi ini dikelilingi tebing-tebing besar serta batuan yang eksotis. Selain itu, aliran air yang cukup deras tidak membuat air yang mengalir jadi keruh, justru airnya sangat jernih. Sangat menggoda siapa saja untuk segera berenang.

Sumber gambar: https://www.dakatour.com/lokasi-dan-harga-tiket-masuk-air-terjun-tanggedu-sumba-pesona-keindahan-alam-indonesia-yang-tiada-tandingnya.html

Kalau kamu mau ke Air Terjun Tanggedu, kamu bisa menggunakan roda dua atau roda empat dari Kota Waingapu dengan menempuh jarak 45 Km menuju Desa Tanggedu. Setelah itu kamu harus lanjut berjalan kaki sekitar 2.5 Km untuk bisa menuju air terjun. Meski jauh, pemandangan saat perjalanan sangat seru. Kamu akan melewati Mondu dan Kampung Adat Painatang. Sebagai catatan, karena lokasinya yang jauh dan tempat wisata ini masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat jadi fasilitas yang ada pun tidak terlalu lengkap.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk Air Terjun Tanggedu Sumba, Pesona ...

 

2. Air Terjun Matayangu

Sumber gambar: https://www.instagram.com/p/CA2jnx-nzRU/

Sumba emang rumahnya bagi kamu yang punya jiwa petualang, salah satu spot yang harus kamu kunjungi adalah Air Terjun Matayangu. Tempat ini jadi lokasi menguji jiwa adventure kamu karena medannya cukup menantang dan harus hati-hati. Untuk bisa sampai ke Air Terjun Matayangu, kamu harus menempuh perjalanan sejauh 20 Km dari pusat kota Waikabubak ke Desa Manurara. Nah, dari sini kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan naik motor menerobos hutan dan ilalang sejauh 6 Km agar bisa sampai ke batas akhir kendaraan. Belum sampai, kamu masih harus berjalan selama 2 jam agar bisa sampai ke Air Terjun Matayangu yang ada di Taman Nasional Manupeu. Sebelum kamu sampai ke sana, Mister kasih tahu nih kalau kamu hari hati-hati dan pakai perlengkapan yang aman seperti sepatu boot dan jaket karena nanti kamu akan melewati hutan rimba yang tak jarang ada pacet.

Sumber gambar: https://www.instagram.com/p/B4chTrKJ-fZ/

Kalau sudah sampai, kamu akan disambut dengan air terjun setinggi 100 meter yang airnya berwarna biru. Sangat indah dan alami. Kamu akan melihat derasnya air sungai yang berasal dari air terjun Matayangu. Air Terjun Matayangu ini memiliki undakan yang di tengahnya terdapat gua yang mengaliri air. Kabarnya Gua tersebut tak bisa dijangkau kedalamannya hingga lebih dari 2500 meter. Kalau kamu ingin ke sana, harus siap dengan petualangannya ya karena potensi wisata yang sangat besar ini belum dikelola oleh pemerintah setempat.

 

3. Air Terjun Hirumanu

Sumber gambar: https://www.instagram.com/p/BWBzM1-F1QH/

Terletak di Lai Taku, Paberiwai, Sumba Timur, Air Terjun Hirumanu jadi primadona warga setempat. Pesona air terjun yang indah ini masih sangat alami karena belum dikenal oleh masyarakat luas. Air terjun ini memiliki ketinggian 70 meter. Untuk bisa mencapai ke tempat ini, kamu harus menempuh perjalanan 95 Km dari pusat kota Waingapu ke Desa Kananggar yang kemudian berjalan sejauh 1 km lagi menuju Air Terjun Hirumanu. Meski jauh, medan yang ditempuh tak begitu sulit.

Sumber gambar: https://www.instagram.com/gungafif/

Saat sampai di Air Terjun Hirumanu, kamu akan melihat indahnya tebing lurus di samping air terjun berundak dua itu. Sangat indah dengan jatuhnya air terjun yang melebar seperti tirai dengan debit air yang besar. Tapi kalau kamu lihat dari atas menggunakan drone, kamu akan lihat 3 air terjun sekaligus, sangat indah. Kalau kamu mau berenang di kolam bawah jatuhnya air, pastikan kamu datang saat musim kemarau ya agar airnya lebih jernih.

 

4. Air Terjun Wai Marang

Wai Marang Waterfall

Sumber gambar: https://indonesia.travlr.com/details/wai-marang-waterfall-24736

Mau berenang di kolam renang privat tapi alami? Kamu wajib banget dateng ke Air Terjun Waimarang, nih. Kamu dijamin betah berlama-lama di sini. Soalnya kolam renang ini benar-benar dikelilingi tebing yang membentuk lingkaran yang membuat kolam ini jadi tersembunyi. Meski air terjunnya tidak terlalu tinggi tapi kamu akan dimanjakan dengan jernihnya air yang ada di kolam. Warnanya sangat biru jernih dan tenang, seperti di kolam renang sendiri, deh. Satu lagi, kamu bisa banget terjun bebas dari atas tebing di sekitarnya.

Wai Marang Waterfall

Sumber gambar: https://indonesia.travlr.com/details/wai-marang-waterfall-24736

Medan menuju lokasi tidak sulit, aksesnya juga sudah bagus. Jadi kamu nggak usah khawatir. Kamu bisa menuju Air Terjun Waimarang dengan berkendara dari Kota Waingapu selama 1.30 jam. Setelah itu kamu bisa langsung menitipkan motor dan berjalan tak lebih dari 1 km menuju Air Terjun Waimarang. Jalan setapak menuju ke air terjun sudah dilengkapi pagar kayu yang dibuat secara swadaya, sangat membantu pengunjung. Mister sarankan kamu datang menjelang tengah hari ya agar cahaya matari benar-benar masuk ke air lewat celah-celah daun. Keren, pokoknya!

Komentar