Pulau Kaget, Habitat Bekantan di Kalimantan


Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi pada saat kita ke Banjarmasin, Kalimantan adalah Pulau Kaget. Pulau ini belum dikenal oleh banyak orang, terutama masyarakat Jakarta. Padahal pulau ini adalah habitat alami bekantan. Hewan ini oleh masyarakat lokal juga disebut dengan nama Si Hidung Belanda, karena hidungnya besar dan warna bulunya yang cokelat cerah.

0
0
0

15-09-15-14-34-38-452_deco

Pulau Kaget di Kalimantan Selatan merupakan cagar alam yang terbentuk akibat endapan lumpur yang muncul dari Sungai Barito. Lahannya yang subur membuat banyak pepohonan tumbuh dan menjadi habibat bagi kera khas Kalimantan ini. Luas pulau seluruhnya sekitar 85 hektar, dan terdapat sekitar 2.000 ekor kera di tempat ini. Pulau Kaget terletak di tengah Sungai Barito, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala. Dari Banjarmasin, kita harus melalui jalur air selama 40 menit menggunakan perahu tradisional.

15-09-15-14-33-59-919_deco

Di Pulau Kaget ini kita bisa menikmati keindahan alam dan bertemu dengan berbagai hewan langka yang menghuni tempat ini. Selain bekantan, terdapat pula hewan langka lain yaitu kera ekor panjang dan lutung. Ketika mendengar nama Pulau Kaget, mungkin kita bertanya-tanya tentang nama tersebut. Sebagian orang mengatakan bahwa ketika memasuki lokasi, maka kita akan merasa kaget oleh riuhnya suara bekantan.

BAR_9867

Pulau ini sekelilingnya adalah lumpur dan tumbuhan bakau. Para bekantan akan muncul di pohon tepi sungai ketika pagi hari. Sedangkan di siang hari, mereka akan bersembunyi di dalam sarangnya. Untuk melihat mereka lebih dekat, kita harus turun ke dalam lumpur dan jalan menuju ke tengahnya.

15-09-15-14-35-37-847_deco

Komentar

Tinggalkan Komentar: