04.Jan.2016

Pesta Sepanjang Tahun di 7 Festival Paling Seru di Asia Tenggara


Aladiners, tahun baru sedikit lagi tiba! Saatnya kamu menyusun rencana traveling untuk sepanjang tahun ini. Kalau Mister boleh kasih saran, menjelajah negara-negara di Asia Tenggara bakalan asyik banget, lho untuk memperkaya pengalaman. Kamu bisa ngeliat keindahan alam dan budaya yang mirip-mirip tapi beda dengan negeri tercinta kita ini.

0
0
0

Nah, ngomong-ngomong soal budaya, salah satu cara untuk mengenal budaya lebih adalah lewat festivalnya. Sama halnya dengan di Indonesia, negara lain di Asia Tenggara juga punya banyak festival yang menarik banget untuk dilihat. Penasaran? Nih, 7 festival paling seru yang bisa kamu saksikan tahun depan!

1. Thaipusam, Malaysia

thaipusam1

sumber foto

Sebenernya festival ini juga dirayain secara meriah di Singapura, tapi kalau kamu mengincar keindahan dan keseruannya, Malaysia lah pemenangnya. Ribuan orang melakukan perjalanan selama 8 jam yang dimulai pukul 12 siang dari Kuil Sri Mahamariamman dan berakhir di Batu Caves.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

sumber foto

Kenapa kamu harus liat festival ini? Karena ini saatnya penganut Hindu, etnis Tamil khususnya, melakukan pemujaan terhadap Dewa Murugan dengan cara menusuk tubuh mereka. Dalam keadaan trans, beberapa peserta festival membawa bingkai besi (disebut 'kadavis') dan narik kereta kencana dengan kait yang ditusuk ke kulit punggung mereka! Setelah itu, mereka bakal menaiki 272 anak tangga menuju puncak gua sakral ini. Duh, orang biasa dijamin nggak bakal bisa melakukan ritual yang melelahkan dan menyakitkan ini, deh. Catet, ya, festival ini bakal diadain tanggal 24 Januari. Buruan beli tiket ke Kuala Lumpur!

2. Aguman Sanduk, Filipina

aguman sanduk1

sumber foto

Pengin liat acara besar-besaran dimana para laki-laki pakai gaun, rok, dan jenis pakaian perempuan lainnya? Nih, ada festival Aguman Sanduk di Minalin, Filipina, yang unik banget untuk disaksikan dalam rangka ngerayain taun baru!

aguman sanduk2

sumber foto

80 tahun yang lalu, festival ini mulai dilakukan gara-gara ada sekelompok laki-laki mabuk yang iseng pakai baju perempuan di tanggal 1 Januari. Setelah itu 'ketidaksengajaan' ini berubah jadi parade gembira yang juga diikuti para laki-laki paling macho dan terhormat di kota ini!

3. Songkran, Thailand

songkran1

sumber foto

Festival yang selalu diadakan saat Thailand lagi gerah-gerahnya ini seru banget, lho! Songkran adalah perayaan menyambut tahun baru Buddha yang dimeriahkan dengan acara main air bareng di jalan! Sebagai simbol awal yang baru dan pembersihan diri, penduduk setempat berbondong-bondong bawa ember, baskom, atau pistol air dan saling siram-siraman.

songkran2

sumber foto

Buat kamu yang pengen ikutan langsung festival ini, Chiang Mai jadi tempat paling asyik untuk menyaksikannya. Turis boleh ikutan, lho!

4. Festival Roket Boun Bang Fai, Laos

boun bang fai1

sumber foto

Bukan cuma NASA yang bisa meluncurkan roket, penduduk Laos pun bisa! Setiap bulan Mei, bulan dimulainya musim hujan ,para penduduk desa-desa di Laos berkumpul untuk membuat roket berwarna-warni yang gede banget untuk diluncurkan ke langit. Tujuannya adalah memohon pada Dewa Hujan, Phaya Thaen, supaya panen mereka berhasil dan terbebas dari hama dan banjir.

boun bang fai2

sumber foto

Bagi orang yang berhasil menerbangkan roket paling tinggi, ada wiski beras dan hadiah menarik lainnya yang bisa mereka bawa pulang. Kalau roket dirasa belum cukup, mereka bakal nunjukin seorang laki-laki berpakaian perempuan untuk 'bikin marah' Sang Dewa dan akhirnya mengirim hujan badai ke mereka. Hihi, seru, ya!

5. Phuket Vegetarian Festival

phuket vegetarian1

sumber foto

Kalau kamu ngebayangin festival yang satu ini diisi dengan acara mengunyah lalapan berjamaah atau menanam selada bersama-sama - selamat, kamu salah sangka. Festival satu ini dianggap salah satu yang paling spektakuler di Asia Tenggara karena diisi dengan adegan 'menyiksa diri' seperti berjalan di atas bara api, memanjat tangga pisau, hingga menusuk muka dengan pecahan kaca, pedang, bahkan payung! Wah, mirip festival Thaipusam di Malaysia dan Cap Go Meh di Indonesia, ya.

phuket vegetarian2

sumber foto

Festival yang dilakukan sejak tahun 1825 ini awalnya diadakan saat pemain Opera dari Tiongkok jatuh sakit sewaktu mengunjungi Phuket. Mereka berhasil nyembuhin diri setelah menjalankan diet ala vegetarian dan ritual kuno. Sejak saat itu, dari tahun ke tahun, festival ini jadi makin ekstrem sekaligus keren, jadi tidak heran banyak turis dari seluruh dunia berbondong-bondong dateng untuk menyaksikannya.

6. Loy Krathong, Thailand

loi krathong1

sumber foto

Berencana traveling di akhir tahun tapi males sama harga serba mahal di bulan Desember? Mendingan kamu perginya di bulan November aja! Buruan pesen tiket ke Chiang Mai untuk ngeliat festival Loy Krathong yang indaaah banget. Festival ni diadakan sebagai bentuk pemujaan terhadap Dewi Air dengan cara menerbangkan lampion kertas dan menghanyutkan perahu kecil berbentuk teratai terbuat dari daun pisang yang diisi lilin dan sesaji (krathong).

Chiang Mai, Thailand 2013

sumber foto

Dalam tradisi agama Buddha, tujuan festival ini adalah untuk ngelepasin diri dari masa lalu. Beberapa orang bahkan meletakkan surat atau beberapa helai rambut dalam krathong mereka sebagai simbol ngucapin selamat tinggal pada masa lalu. Bagus, nih, buat move on dari kenangan!

7. Rambu Solo, Indonesia

Sejumlah kerabat mengarak patung dan jenasah saat prosesi ma'palao di Sa'dan, Rantepao, Toraja Utara, Senin (22/12). MaA�Palao merupakan bagian dari prosesi upacara rambu solo yakni proses perarakan jasad dari area Rumah Tongkonan ke tempat pemakaman atau patani. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/ed/pd/14

sumber foto

Mau mulai menonton festival di negeri sendiri sebelum nyebrang ke negara-negara tetangga? Nih, ada festival megah di Toraja yang harus kamu saksikan. Biasa diadakan bulan Juli - September, bisa dibilang Rambu Solo adalah acara mengantarkan orang yang sudah meninggal dalam keceriaan dan perayaan yang meriah. Penduduk sana percaya bahwa sebelum Rambo solo dilaksanakan, si jenazah dianggap masih hidup dalam keadaan sakit.

rambu solo2

sumber foto

Diperluin biaya yang besar banget untuk bikin upacara yang satu ini karena mereka harus menyembelih banyak kerbau 'bule' yang per ekornya bisa dihargai 50 juta rupiah!

 

Komentar