11.Jan.2018

Ngomongin 6 Mitos dan Legenda di Asia Tenggara, yuk!


Kalau malam Jumat udah tiba, paling seru ngomongin dunia khayal yang agak serem alias mistis. Berhubung kamu pasti udah kenyang denger cerita tentang pocong, kuntilanak, dan kawan-kawannya di Indonesia kita tercinta ini, sekarang kita ngomongin mitos-mitos di negara-negara tetangga aja, yuk! Tenang, kali ini Mister Aladin nggak bakal nakut-nakutin kamu terus, karena beberapa di antaranya ada yang bebas unsur horor, kok.

0
0
0

1. Asal-muasal Negara Singapura

singapura 1

sumber foto

Kita mulai dari yang nggak serem dulu, ya. Menurut cerita, di akhir abad ke-13 Sang Nila Utama penguasa kerajaan Sriwijaya menemukan pulau indah bernama Temasik. Sayangnya, saat menuju pulau itu, kapalnya dihantam badai besar hingga nyaris karam. Putus asa, sang raja melempar mahkotanya ke air dan ajaibnya, badai pun berhenti.

singapura 2

sumber foto

Setelah awak kapal berhasil mencapai Teluk Belanga di pulau Temasik, mereka menemukan makhluk aneh berbentuk mirip Singa. Sang Nila Utama pun kegirangan dan menamai pulau ini sama dengan nama makhluk yang ia temukan. Inilah asal-asul nama Singapura! Kalau kamu pengin tahu lebih banyak tentang Nila Utama, kamu bisa pergi ke Benteng Canning Hill yang jadi lokasi istana sekaligus makamnya.

A�2.A�Mae Nak Phra Khanong dari Thailand

mae nak 2

sumber foto

Tahu, dong, kalau film-film horor Thailand 11-12 sama film Indonesia seremnya?A� Yap, negara yang satu ini juga punya stok hantu menakutkan yang bikin merinding, salah satunya Mae Nak ini. Nak adalah nama perempuan yang ditinggal suaminya berperang. Dalam masa penantiannya, ia meninggal bersama anak laki-laki yang dilahirkannya. Anehnya, saat suaminya pulang, ia melihat Nak dan anaknya baik-baik aja. Mereka pun hidup bahagia selama beberapa waktu sampai akhirnya rumor tetangga bikin dia sadar kalau dia tinggal bareng roh gentayangan!

mae nak 1

sumber foto

Suami Nak akhirnya kabur menyelamatkan diri ke kuil. Nak yang ditinggal pergi pun ngamuk dan bergentayangan di wilayah Phra Khanong hingga akhirnya dia dikurung dalam kendi dan dibuang ke sungai. Sekarang, orang Thailand masih mengunjungi kuil di Phra Khanong, Bangkok, yang khusus dibangun untuk Nak. Mereka berdoa di sana untuk memohon kelancaran saat melahirkan dan agar suami mereka bisa tetep tinggal di rumah, tidak dipaksa untuk berperang.

3. Asal-usul Bawang Putih Menurut Orang Filipina

Beda dengan kisah bawang putih-bawang merah versi kita, bawang putih di Filipina dipercaya berasal dari kuburan seorang perempuan cantik. Menurut cerita, anak perempuan ini dijodohkan ibunya dengan anak laki-laki dari keluarga terkaya di daerahnya. Berhubung orang cantik memang suka bikin banyak orang cemburu, dibunuhlah si laki-laki kaya tunangannya oleh orang lain yang ingin mendapatkan cinta si perempuan cantik ini. Setelah itu, si pembunuh ini pun juga dibunuh oleh budak si laki-laki kaya! Tragis, ya, Aladiners.

filipina 1

sumber foto

Nggak tahanA� dengan keadaan ini, ia pun kabur ke gunung dan memohon keA�Bathala (dalam teologi kuno Tagalog, Bathala adalah pencipta semesta) untuk mengambil jiwanya supaya nggak ada lagi pembunuhan yang terjadi karena dia. Bathala pun menyambarnya dengan petir dan tubuhnya pun dikubur oleh ibunya. Air mata sang ibu yang terus menetes di atas makam putrinya ternyata menumbuhkan tumbuhan mirip rumput dari dalam makam. Tiba-tiba langit pun terbelah dan ada suara Bathala yang berkata, a�?Itu adalah gigi putrimu.a�? Sang ibu pun berterima kasih karena ia diberikan sesuatu yang bisa ditanam untuk mengenang putrinya, yaitu bawang putih. Unik, ya!

4. Hantu Ap yang Gentayangan di Kamboja

Namanya juga satu kawasan. Nggak heran kalau Indonesia dan negara-negara tetangga a�?berbagia�� setan yang mirip. Kalau di Indonesia dikenal dengan nama a�?palasika�� atau a�?kuyanga��, hantu kepala melayang dengan organ terburai disebut a�?Apa�� di Kamboja. Menurut cerita, Ap punya kepala dengan wajah perempuan cantik. Mereka adalah perempuan yang mempraktikkan sihir hitam dan dihukum jadi setan. Kita bisa ngusir Ap dengan menggantung anggur berduri di luar rumah karena mereka dipercaya bakal tersangkut di duri dan nggak sempet masuk ke rumah.

ap

sumber foto

Ngerinya lagi, Ap ini bisa ngajak-ngajak manusia untuk jadi kayak mereka, lho. Makanya, kalau ketemu perempuan cantik yang nawarin minum atau ciuman, cepet-cepet ditolak, ya, daripada kamu ikutan berubah bentuk jadi setan kepala melayang!

5. Putri Bidadari Penghuni Gunung Ledang di Malaysia

ledang

sumber foto

Kisah ini berawal dari seorang putri bidadari yang bertekad nggak akan menikah seumur hidup. Sayangnya, keinginannya malah bikin banyak laki-laki berkuasa tertarik meminangnya, termasuk Raja Melaka yang udah beristri dua. Supaya bisa tetep jadi jomblo sejati, sang putri pun mengajukan permintaan super ajaib yang nggak mungkin bisa dipenuhi. Mau tahu apa aja permintaannya? Nih Mister sebutin satu-satu.

  • Membangun jembatan emas dan perak yang membentang dari Melaka ke Gunung Ledang.
  • 7 nampan berisi jantung nyamuk
  • 7 gentong berisi sari pinang yang diperas dari biji pinang yang kering
  • 7 gentong berisi air mata dari 7 perawan
  • Sebuah mangkuk berisi darah anak laki-laki sang Raja.

Bikin kepala migren, kan? Sang Raja bilang ia bisa mengabulkan semua permintaan itu kecuali satu, memberikan darah anaknya. Sang putri pun akhirnya sukses menghindar dari pinangan sang raja dan kabur ke Gunung Ledang hingga hari ini.

6. Kisah Lac Long Quan dari Vietnam

lac luong 1

sumber foto

Inilah kisah tentang dari mana orang Vietnam berasal. Dikisahkan darah naga mengalir di dalam tubuh Lac Long Quan a�� Dewa Naga dan Raja HA?ng Kedua dari DinastiA�Ha��ng BA�ng. Ia sibuk melindungi rakyatnya dengan segala cara hingga pada suatu hari ada peri gunung cantik bernama Au Co yang bikin ia jatuh cinta dan segera dinikahinya. Nggak lama setelah itu, sang peri mengluarkan sekantung besar telur yang menetas jadi 100 anak-anak! Mereka semua hidup bahagia hingga akhirnya sang raja yang merupakan seorang naga pengin balik hidup di air dan sang peri pengin mudik selamanya ke rumahnya di gunung.

lac luong 2

sumber foto

Layaknya pasangan yang cerai dan bikin kesepakatan, sang raja membawa 50 anaknya ke laut dan mengajari mereka keahlian bertahan hidup seperti memancing, menjahit, memasak nasi, bercocok tanam, hingga menato tubuh untuk menakut-nakuti monster laut. Sementara itu, sang peri membawa sisa 5o anaknya untuk tinggal di dataran tinggi dan mengajari mereka beternak, bercocok tanam, dan membangun rumah panggung dari bambu. Indahnya, meskipun udah nggak bersama lagi, mereka berdua tetep menjaga negeri ini bersama-sama.

Komentar