15.Oct.2019

Menikmati Cantiknya Telaga Sarangan di Magetan


Siapa pernah jalan-jalan ke Magetan? Magetan? Di mana, tuh, Mister? Mungkin, ada di antara kalian yang belum ngeh Magetan itu apa dan di mana. Magetan adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Meskipun namanya belum begitu terkenal, potensi wisata di Magetan gak bisa dipandang sebelah mata. Objek wisata primadona di Magetan adalah Telaga Sarangan.

0
0
0

Buat kalian yang tinggal di Surabaya dan butuh rehat sejenak dari hiruk-pikuk kota, kalian bisa “melarikan diri” ke Magetan dan berkunjung ke Telaga Sarangan. Perjalanan dari Surabaya ke Magetan memakan waktu lebih kurang 4—5 jam via jalur darat. Sesampainya di Magetan, butuh waktu 40—50 menit untuk tiba di Telaga Serangan.

Telaga Sarangan berada di kaki Gunung Lawu. Hawa di sana sangat sejuk, cocok untuk sejenak membuat pikiran kembali fresh. Air di Telaga Sarangan jernih dan bening, bisa untuk berkaca. Di sekeliling telaga, terdapat pohon-pohon pinus yang rimbun. Penampakan Gunung Lawu di kejauhan kian mempercantik pemandangan.

Sumber: http://travel.cahmagetan.com/2011/03/telaga-sarangan-magetan.html

Ada dua cara untuk menikmati Telaga Sarangan. Pertama, kalian bisa sekadar duduk-duduk di pinggir telaga sambil menikmati kudapan yang dijual para pedagang di sekitar. Apa saja kudapannya? Ada jagung rebus, kacang rebus, sate kelinci, dan nasi pecel.

Kedua, kalian bisa menyewa kendaraan untuk mengarungi telaga. Tiga jenis kendaraan yang bisa kalian sewa adalah perahu, sepeda air, dan speed boat. Kalian yang suka aktivitas santuy, silakan sewa perahu atau sepeda air. Kalian yang suka aktivitas menantang, silakan sewa speed boat.

Sumber: http://seputarsemarang.com/telaga-sarangan/

Biaya sewa satu speed boat ialah Rp60.000 sekali putaran. Kalau ingin sampai tiga putaran, biayanya Rp150.000. Asyik-asyik merinding gitu saat naik speed boat. Apalagi, ketika speed boat-nya terkena ombak, makin seru euy! Sekali mengelilingi telaga dengan speed boat, dijamin kalian ketagihan dan pengen muter lagi!

Kalau gak pengen turun ke air, kalian bisa menyewa kuda untuk mengelilingi jalanan di pinggir telaga. Biaya sewanya Rp50.000 untuk sekali putaran.

Legenda terbentuknya Telaga Sarangan

Konon, Kyai Pasir dan Nyai Pasir adalah pasangan suam di balik terbentuknya Telaga Sarangan. Suatu hari, Kyai Pasir menemukan telur di hutan di lereng Gunung Lawu. Ia pun membawanya ke rumah dan merebusnya untuk dimakan bersama sang istri.

Keesokan paginya, hal yang tidak disangka-sangka terjadi. Saat Kyai Pasir dan Nyai Pasir berada di ladang untuk bekerja, tubuh mereka terasa panas dan kaku. Kesakitan, keduanya merebahkan diri di tanah dan berguling-guling.

Sumber: https://pesona.travel/keajaiban/474/menikmati-keindahan-telaga-sarangan-di-kaki-gunung-lawu

Setelah berguling-guling sekian lama, tiba-tiba, Kyai Pasir dan Nyai Pasir berubah wujud menjadi naga besar! Sebagai naga, keduanya berguling semakin dahsyat yang membuat ladang berserakan dan akhirnya membentuk cekungan.

Makin lama, cekungan tersebut makin luas. Dari dalamnya lalu tersembur air. Cekungan yang dipenuhi air itulah yang kini menjadi Telaga Sarangan.

Komentar