16.Oct.2015

Megahnya Islamic Centre Samarinda di Kalimantan Timur


Sejenak kita tinggalkan semua pesona wisata bahari, wisata budaya, dan wisata alam di Kalimantan Timur. Kini kita alihkan perhatian ke Teluk Lerong Ulu, Kota Samarinda dimana berdiri megah sebuah masjid terbesar kedua se-Asia yaitu Masjid Islamic Centre. A�Mister Aladin kasih tau ya, tak hanya predikatnya sebagai masjid terbesar kedua di Asia setelah masjid Istiqlal Jakarta, namun letaknya yang tepat di tepian Sungai Mahakam membuat masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan Timur ini terlihat sangat indah dan menawan.

0
0
0

Sangat wajar jika masjid Islamic Centre ini dinobatkan sebagai masjid terbesar kedua di Indonesia sekaligus terbesar kedua se-Asia. Hal ini dapat kita buktikan dari menara utama setinggi tak kurang dari 99 meter dengan kubah yang sangat besar. Menara utamanya sendiri terdiri dari bangunan yang memiliki 15 lantai dengan ketinggian masing-masing lantai rata-rata 6 meter. Beralih ke bagian luar masjid tersedia area parkir yang sangat luas. Area parkir tersebut mampu menampung tak kurang dari 590 mobil dan 800 sepeda motor. Masih di area parkir, sudah disediakan toilet untuk pria dan wanita khusus para jamaah. Untuk kebutuhan pasokan air sudah disediakan penampung air bersih Ground Water Tank untuk berwudlu.

Lafadz Asmaul Husna dari batu Granit

Kemegahan menara utama masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan ini terinspirasi oleh kemegahan masjid Nabawi Madinah. Sementara kubahnya diilhami dari kemegahan kubah masjid Haghia Sophia Istanbul Turki. Yang lebih menakjubkan lagi, pada dinding bagian luar menara utama dikelilingi lafadz Asmaul Husna berlapis batu granit. Selain menara utama yang megah, pada empat sudut bangunan masjid terdapat menara yang disebut menara sudut 1, 2, 3, dan menara sudut 4 dengan ketinggian masing-masing menara 66 meter. Bagian atas menara disebut Makara yang terbuat dari material kuningan ketok. Jika kita ingin ke puncak menara atau lantai paling atas, kita harus menggunakan tangga.

Beralih ke bagian depan masjid Islamic Centre, berdiri kokoh dua buah menara yang disebut Menara Kembar Satu dan Dua. Meskipun kedua menara tersebut lebih pendek dari menara utama dan menara sudut 1 a�� 4, namun terlihat sangat indah karena berlapis cat tektur dan masih dilapisi lagi dengan dinding granit Juparana Kuning dan Juparana Cokelat yang konon diimpor dari luar negeri.

Keindahan Desain Interior Masjid Islamic Centre

DJI_0076

Jika kita melangkahkan kaki ke dalam bangunan masjid Islamic Centre, kita akan disambut dengan selasar yang mengelilingi bagian dalam masjid. Selasar tersebut menghubungkan gerbang utama dengan menara utama menuju bangunan utama masjid. Untuk keindahan interior serta material selasar ini jangan ditanya lagi. Yang pasti sangat indah dan menakjubkan. Kolomnya berjumlah ratusan terbuat dari batuan alam oster yellow dengan tekstur cat yang halus. Pada bagian lantai menggunakan material keramik lengkap dengan border granit. Sementara bagian plafon menggunakan kayu Nyatoh berlapis cat melamik. Warna terang kekuningan dari lampu-lampu yang menempel di dinding sisi bagian dalam akan menambah suasana khidmat di malam hari.

Ruang utama masjid Islamic Centre Samarinda ini konon sanggup menampung jamaah tak kurang dari 20.000 orang. Sedangkan untuk lantai dasar masjid difungsikan untuk ruang multipurpose. Ruangan di lantai dasar ini mampu menampung lebih dari 5.000 orang pada saat acara resepsi pernikahan, tabligh akbar, maupun seminar.

Nah, bagi wisatawan yang mungkin berkunjung ke berbagai objek wisata di Kalimantan Timur seperti Pulau Sangalaki atau Pulau Kakaban di Kepulauan Derawan, tidak ada salahnya singgah untuk berwisata religi di masjid Islamic Centre Samarinda Kalimantan Timur.

Komentar