Keren! Ini Penampakan 8 Tempat Paling Unik di Dunia


Kalau ngomongin soal keindahan, Bumi kita ini memang menyimpan banyak pesona di seluruh penjurunya. Mulai dari hamparan pasir putih hingga pegunungan yang menjulang dan hijau, semuanya ada. Nah, dari sekian banyak tempat cantik, ternyata ada tempat-tempat yang cantiknya agak lebih unik daripada tempat lain. Bahkan, ada yang suasananya seakan-akan berlokasi di planet lain. Penasaran? Yuk, cari tahu lebih lanjut soal 8 tempat paling unik di dunia versi rough guides ini.

0
1
0

1. Pamukkale, Turki

sumber foto: traveldigg.com

Pamukkale dalam bahasa setempat berarti “Istana Kapas”. Udah dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO, lokasi tempat ini berdekatan sama reruntuhan Hierapolis, kota kuno yang berdiri ribuan tahun lalu. Permukaan bertangga-tangga di sini terbentuk karena aliran air dari mata air alami yang mengakibatkan terbentuknya kolam air panas yang enak banget dijadiin tempat berendam.

2. Lake Hillier, Australia Barat

sumber foto:  static.thousandwonders.net

Ternyata, tempat berwarna pink bukan cuma ada di Indonesia. Di Kepulauan Recherche, Australia Barat, ditemukan danau yang airnya berwarna merah jambu! Beda sama Danau Kelimutu kita yang bisa berubah warna, danau ini tetep konsisten dengan warna pink sepanjang tahun. Menurut ilmuwan, fenomena ini terjadi karena ada kombinasi kandungan garam yang tinggi, keberadaan jenis alga pencinta garam bernama Dunaliella salina, dan bakteria pink yang disebut halobacteria. Hihi, cute banget, ya!

3. Socotra Island, Yaman

sumber foto:  static.thousandwonders.net

Dilihat dari wujudnya, pulau ini cocok banget jadi tempat tinggal alien atau apa pun yang bukan manusia. Pulau terpencil ini punya koleksi flora dan fauna yang gak bakal ditemukan di tempat lain mana pun di dunia ini. Yaaah, di mana lagi bisa ngeliat tanaman purba kayak pohon darah naga dan pohon berbentuk bulat yang mirip botol? Ya cuma di sini!

 4. Badab-e-Surt, Iran

sumber foto: traveltripjourney.blogspot.co.id

Punya bentuk yang agak mirip sama Pamukkale di Turki, ‘teras-teras’ batu travertine di sini terbentuk dari proses alami selama ribuan tahun. Batu travertine adalah jenis bebatuan gamping yang terbentuk akibatan endapan kalsium dalam aliran air yang berasal dari dua mata air. Salah satu mata air tersebut mengandung besi, jadi gak heran kalau warna bebatuan di sini agak kuning kemerahan.

5. Glass Beach, California, Amerika Serikat

sumber foto: feel-planet.com

Sejarah terbentuknya tempat ini sebenernya agak miris. Batu-batu berkilau di sini dulunya adalah tumpukan segala macam sampah, mulai dari alat elektronik, kaleng, sampai botol. Selama bertahun-tahun, sejak tahun 1960an, ombak di sini menghancurkan semua sampah jadi berbentuk batu-batu berwarna berkilauan. Akhirnya, tempat ini pun menarik banyak turis yang sering membawa pulang batu-batu ini.

6. Plain of Jars, Laos

sumber foto: laostourism.org

Berlokasi di Provinsi Xieng Khouang, di tempat ini tersebar banyak guci-guci batu besar zaman megalitikum yang belum diketahui pasti fungsinya. Ada yang bilang guci-guci ini dipakai buat upacara  pemakaman, tapi ada juga legenda yang bilang kalau guci ini jadi tempat membuat anggur buat para raksasa. Sayangnya, di tahun 1960an tempat ini jadi ladang ranjau milik tentara Amerika Serikat dan baru-baru ini aja beberapa bagian wilayahnya dinyatakan aman buat pengunjung.

7. Nasca Lines, Peru

sumber foto: nyoobserver.files.wordpress.com

Masih inget fenomena crop circle yang misterius? Tempat yang ini juga gak kalah penuh misterinya! Banyak bentuk hewan dan geometris terpatri di padang rumput tandus The di Peru. Bentuk-bentuk unik cuma bisa dilihat dari ketinggian, tepatnya di menara di deket jalan tol. Selain bisa mencapai panjang lebih dari 200 meter, garis-garisnya dibuat dari satu garis yang terus bersambung tanpa terputus sedikit pun!

8. Spotted Lake, British Columbia, Kanada

sumber foto: youtube.com

Kalau bentuk danau biasanya cuma cekungan diisi air, Spotted Lake jelas beda dari bentuk danau kebanyakan. Danau yang dianggap sakral sama Okanagan, suku asli Amerika ini airnya menguap di musim panas dan otomatis memunculkan kolam-kolam mineral kecil dengan beraneka ragam warna. Kalau kamu mau lihat keunikan danau ini, kamu harus ke Highway 3 yang berlokasi di kota kecil bernama Osoyoos. Inget, jangan sembarangan masuk ke kawasan suci ini, ya, bisa-bisa kamu ditangkep sama suku asli setempat.

Komentar

Tinggalkan Komentar: