14.Aug.2019

Jalan-Jalan ke Makassar, Jangan Sampai Kelewatan Icip-Icip 5 Kuliner Khasnya Ini


Aga kareba warga Makassar? Semoga baji-baji ji, ya. Kali ini Mister mau ngajak kalian icip-icip kuliner Makassar, nih. Ada yang makanan berat, ada juga yang camilan. Semua enak. Semua nikmat. Yuk, langsung aja kita mulai icip-icipnya. Nganre ki! alias mari makan!

0
0
0

1. Songkolo Bagadang

Sumber: https://www.grab.com/id/en/food-blog/5-kuliner-dari-makassar-yang-bisa-kamu-coba-di-grabfood/

Ada yang bisa menebak kenapa ada kata bagadang pada nama makanan ini? Bagadang diambil dari kata begadang. Hubungannya dengan begadang adalah warung yang menjual songkolo bagadang biasanya buka sampai tengah malam atau subuh. Ada juga yang baru buka saat subuh. Orang-orang yang begadang dan lapar, mereka biasanya akan mencari songkolo bagadang.

Songkolo bagadang adalah makanan berupa ketan hitam atau ketan putih yang ditaburi parutan kelapa dan disajikan dengan teri plus sambal terasi. Salah satu warung yang menjual sangkolo bagadang yang cukup terkenal di Makassar adalah warung Sakolo Bagadang Alhamdullilah. Berlokasi di Jalan Antang Raya Pannara, warung tersebut buka pukul 19.00—03.00 Wita. Harga seporsi sangkolo bagadang di warung tersebut ditentukan dari bobot ketan.

2. Pallu Kacci

Sumber: https://makassarkuliner.com/warung-cang-kuning-punya-ayam-bakar-rica-dan-bolu-pallu-kacci-yang-enak/

Pallu berarti masakan. Kacci berarti asam. Jika digabungkan berarti masakan yang rasanya asam. Wujud dari pallu kaci adalah ikan yang diberi kuah kuning berasa asam. Warna kuning pada kuah berasal dari kunyit, sedangkan rasa asamnya berasal dari belimbing wuluh.

Ikan yang digunakan umumnya adalah bolu atau lebih dikenal dengan nama bandeng. Namun, tidak menutup kemungkinan menggunakan ikan lain. Supaya lebih nikmat, pallu kaci bisa disajikan dengan cobe cobe. Itu adalah sambal khas Makassar yang dimasak di cobek.

Pallu kaci punya “kembaran”, yakni pallu mara. Jika rasa asam di pallu kaci berasal dari belimbing wuluh, rasa asam pada pallu mara berasal dari asam Jawa. Kuah pallu mara juga lebih kental dibandingkan pallu kaci.

3. Mie Titi

Sumber: https://id.pinterest.com/andiasdiana/

Kalian tahu Chinese food yang namanya ifumie? Mie titi mirip itu, mie basah yang digoreng kering dan disiram kuah kental. Kuahnya terbuat dari tepung kanji, telur, dan air. Untuk lauknya, bisa disajikan dengan ayam, bakso ikan, dan udang. Saat memakan mie titi, orang-orang biasanya mengucurkan jeruk nipis pada kuah dan menambahkan acar biji cabai. Harga seporsi mie titi berkisar Rp23.000—Rp30.000.

Nama titi pada makanan ini berasal dari nama warga Makassar keturunan Tionghoa yang merupakan pengusaha mie titi pertama di Makassar. Ang Kho Tjao. Demikian nama warga itu. Panggilan akrabnya Titi. Saat ini, usaha mie titi yang dirintis Tjao sudah mempunyai sembilan cabang di Makassar.

4. Pisang Epe

Sumber: https://resepkoki.id/resep-pisang-epe/

Ini, nih, jajanan khas Makassar yang wajib kalian coba. Dalam bahasa Makassar, epe berarti jepit. Dinamakan epe karena pisangnya dibakar lalu dijepit hingga pipih. Pisang yang digunakan adalah pisang raja. Pisang epe disajikan dengan disiram gula merah. Kini, sudah banyak varian rasa pisang epe, seperti cokelat, durian, dan keju. Salah satu tempat di Makassar di mana kalian bisa menemukan penjual pisang epe adalah Pantai Losari.

5. Barongko

Sumber: https://resepkoki.id/resep-barongko/

Sama seperti pisang epe, barongko juga terbuat dari pisang. Bedanya, pisang yang digunakan adalah pisang kepok. Cara membuatnya, pisang diblender sampai halus bersama telur, santan, gula, susu bubuk, garam, dan vanili. Usai diblender, adonan dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus selama 30 menit. Tekstur barongko lembut dan rasanya manis.

Komentar