29.Oct.2018

Gak Nyangka! Pria Ini Habiskan 23 Tahun Bangun Kuil Megah di Bawah Tanah


Kata orang, cinta bisa membuat segala hal yang mustahil jadi mungkin. Aladiners percaya nggak dengan ungkapan itu? Kalau nggak percaya, kuil megah di bawah tanah yang ada di Armenia ini adalah salah satu bukti cinta yang konkret.

0
0
0

Sumber foto: AFP PHOTO / KAREN MINASYAN

Kuil megah ini dibuat oleh Levon Arakelyan, pria tua asal desa kecil Arinj, Provinsi Kotayk, Armenia. Awalnya, istri Levon, Tosya, meminta dibuatkan tempat penyimpanan kentang di bawah tanah rumah mereka. Setelah jadi, Levon justru nggak berhenti menggali!

Sumber foto: wap.mi.baca.co.id/22553132?origin=relative&pageId=4b74217c-ad67-45db-a107-7eadecebd3bd&PageIndex=1

Menurut Tosya, Levon mengaku mendapat pandangan gaib sekaligus petuah Tuhan untuk terus menggali bawah tanah rumahnya. Dalam pandangannya itu, Levon bercerita jika ia diharuskan untuk bekerja menggali bawah tanah rumahnya itu selama 18 jam sehari. Yang tadinya cuma sekedar lubang untuk menyimpan kentang, hasil kerja keras Levon itu berubah menjadi sebuah kuil yang megah!

Sumber foto: wap.mi.baca.co.id/22553132?origin=relative&pageId=4b74217c-ad67-45db-a107-7eadecebd3bd&PageIndex=1

Dari lubang bawah tanah sampai jadi kuil, memerlukan waktu yang nggak sebentar lho, Aladiners! Levon menghabiskan 23 tahun hidupnya untuk membangun kuil megah tersebut dan tidur hanya 3-4 jam aja dalam sehari.

Yang bikin kagum lagi, semua kuil itu dibuat Levon hanya dengan menggunakan palu dan pahat! Kebayang nggak sih secapek apa bangun kuil megah ini hanya dengan peralatan seadanya?

Sumber foto: dailymail.co.uk/travel/travel_news/article-5870117/Inside-65ft-deep-man-cave-dug-one-man-23-YEARS.html

Selama 23 tahun itu, Levon berhasil membuat kuil dengan ukuran 280 meter persegi dan sedalam 20 meter. Levon juga berhasil membuat tujuh ruangan yang saling tersambung dengan koridor yang sama. Di dalam kuil itu Levon juga membuat beberapa dekorasi seni, seperti mozaik hingga ruangan altar kecil.

Sayangnya, nasib Levon berakhir tragis. Di usia ke 67 tahun, Levon meninggal akibat serangan jantung. Pemicu penyakit itu diduga kuat karena ia jarang beristirahat yang cukup. Usai Levon meninggal, kuil itu nggak dilanjutkan lagi pembangunannya oleh keturunan Levon. Sang istri pun memilih menjadikan kuil itu sebagai museum untuk mengenang kerja keras sang suami. Kini, kuil megah itu jadi salah satu spot wisata terfavorit. Tertarik mengunjunginya?

Komentar