13.Jul.2015

Dusun Giriloyo, Ikon Wisata Batik Tulis Yogyakarta


Apa nama objek wisata di Jogja yang udah pernah kamu kunjungi? Mister tebak, kemungkinan, Dusun Giriloyo gak termasuk salah satu di antaranya. Dusun Giriloyo? Yup, gak ada salahnya, kamu sekekali berkunjung ke sana, biar gak melulu ke candi atau pantai gitu. Emang, apa, sih, keistimewaan Dusun Giriloyo? Well, dusun itu dikenal sebagai dusun batik tulis. Bisa sekalian belajar membatik, lho, di sana. Asyik gak, tuh?

0
0
0

Dusun Giriloyo berlokasi di Kabupaten Bantul. Dari pusat kota Jogja, dapat ditempuh selama 35 - 45 menit berkendara. Di sana, terdapat gazebo yang berfungsi sebagai tempat memajang batik karya warga setempat dan tempat untuk belajar membatik (workshop).

Membatik memang merupakan mata pencaharian utama warga Dusun Giriloyo, terutama para ibu. Meskipun para pemuda di Dusun Giriloyo kurang berminat untuk menekuni membatik, para ibu tetap menekuninya, dengan harapan batik dapat tetap lestari.

Sumber: https://sewingbesties.blogspot.com/2017/10/belajar-membatik-di-kampung-batik.html

Sumber: https://gudeg.net/direktori/7583/desa-wisata-sentra-industri-batik-tulis-giriloyo.html#prettyPhoto

Jenis batik yang diproduksi di Dusun Giriloyo adalah batik tulis. Dalam sehari, para perajin dapat memproduksi hingga 100 kain batik tulis. Keunggulan batik tulis Dusun Giriloyo adalah pewarnanya yang menggunakan bahan alami, yakni buah joho, kesumba, putri malu, pelepah pisang, kayu nangka, dan kulit kayu mahoni. Semua diambil dari sekitar dusun. Tujuan penggunaan bahan alami adalah untuk menjaga kualitas lingkungan.

Tahu nggak, batik tulis Dusun Giriloyo ini sudah goes international, lho. Keren, euy! Untuk harganya, berkisar Rp500.000 - Rp2 juta-an, tergantung seberapa rumit motifnya. Kalo pengen membelinya, kamu bisa datang langsung ke dusunnya ato berbelanja online.

Sumber: https://sewingbesties.blogspot.com/2017/10/belajar-membatik-di-kampung-batik.html

Kamu juga bisa belajar membatik, lho di Dusun Giriloyo, mulai dari membikin pola, membatik menggunakan canting, pewarnaan, sampai pengeringan kain batik. Kalau berminat, kamu kudu membayar Rp50.000 per orang. Nantinya, kamu akan dibagi ke dalam beberapa grup dan satu grup berisikan minimal lima orang. Durasinya ialah sekitar 1,5 - 2 jam.

Selain batik tulis, warga Dusun Giriloyo juga memproduksi batik cap, tapi persentasenya sangat kecil, hanya sekitar 5%. Oh, ya, saat berkunjung ke desa ini, jangan sampai lewatkan kesempatan mencicipi kuliner tradisional yang dimasak warga setempat. Apa saja? Ada nasi pecel kembang turi, tiwul, dan wedang uwuh.

Sungai Seribu Batu (sumber: https://www.alodiatour.com/air-terjun-seribu-batu/)

Selain batik, hal menarik lain yang bisa kamu temukan di Dusun Giriloyo adalah wisata alamnya. Di dekat sana, ada Sungai Seribu Batu yang juga dikenal sebagai tulumbung (watu telu disambung alias tiga batu disambung). Untuk sampai di sungai itu, kamu musti berjalan menyusuri jalan setapak selama 15 menit. Begitu sampai, hawa sejuk langsung menyambutmu. Gak sia-sia, deh, capek berjalan selama sekian menit.

Komentar