12.Feb.2018

Butuh Sesuatu yang Seru Pas Liburan ke Kyoto? Yuk, Lakukan 7 Aktivitas Ini di Uji!


Biasanya, buat orang-orang yang pertama kali ke Jepang, daerah yang masuk itinerary adalah seputar Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Tokyo ngasih suasana Jepang modern, Osaka ngasih banyak makanan enak, dan Kyoto kental dengan suasana khas Jepang tradisional. Nah, kalau kamu punya rencana liburan ke Jepang dan mampir ke Kyoto, cobain mampir ke Uji, deh. Meskipun kecil, kota ini ternyata menarik banget buat didatengin. Bisa ngapain aja di sana? Nih, simak rekomendasi dari Mister!

0
0
0

1. Belajar tentang hidup di Byodoin

sumber foto:A�japanbook.net

Kuil memang bertebaran di Jepang, tapi Byodoin bisa ngasih sesuatu yang beda. Begitu sampai di kuil ini, hal pertama yang harus kamu lakuin adalah ngeluarin koin 10 yen dan foto koin itu dengan latar belakang phoenix hall yang ada di kompleks kuil ini. Gambarnya sama persis, lho!

Berjarak 10 menit jalan kaki dari Stasiun Keihan Uji, kuil ini dibangun di abad ke-11 dan masuk daftar situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di tahun 1994. Sayang banget kuil ini sempet dibakar pas jaman-jaman perang dulu. Untungnya, Aula Phoenix, Aula Kannondo, dan menara loncengnya bisa bertahan. Kalau ke Aula Phoneixnya, kamu bakal disambut sama patung Buddha super besar dan lukisan-lukisan indah yang nyeritain tentang perjalanan arwah kembali ke a�?Pure Landa�?. Kalau kamu melipir ke museumnya, bakal ada penjelasan lebih lengkap tentang makna dan sejarah Byodoin. Menarik banget, deh!

2. Foto-foto di jembatan Uji Bashi

sumber foto:A�insidekyoto.com

Supaya bisa sampai ke jembatan ini, kamu cukup jalan lurus aja dari stasiun Uji selama 10 menit. Nyampe, deh! Sekilas gak ada yang keliatan spesial dari Uji Bashi, tapi ternyata jembatan ini bersejarah banget. Sebagai salah satu dari tiga jembatan tertua seantero Jepang, Uji Bashi dibangun oleh Douto, biksu dari Gagouji, Nara di tahun 646. Dibuat dari kayu cemara, jembatan ini dianggap suci banget karena menghubungkan dunia yang fana (hutan) dengan dunia sakral (gerbang kuil). Makanya, jangan heran kalau kamu ngeliat banyak orang membungkuk hormat sebelom ngelewatin jembatan ini.

3. Didongengin di Museum Genji Monogatari

sumber foto:A�wikimedia.org

Jangan keburu bayangin tempat suram sepi yang ngebosenin, guys. Seperti hal lainnya, museum-museum di Jepang ada di level yang beda! Sebelum ngomongin museumnya, ada baiknya kamu tahu dulu siapa si Genji ini. Ditulis sama Murasaki Shikibu, Genji adalah anak kaisar super playboy yang kisah cintanya rumit banget. Meskipun udah berhubungan sama banyak perempuan, sebenernya dia cinta mati sama selir ayahnya alias ibu tirinya sendiri yang bernama Fujitsubo. Kebetulan, Fujitsubo ini mirip banget sama Kiritsubo, ibu kandung Genji. Wah, ternyata Genji mother complex!

Nah, di museum ini, kamu bisa liat sekitar 3.000 buku dan dokumen yang berkaitan sama cerita Genji. Kamu bakal dibekalin alat audio yang otomatis a�?ceritaa�? tentang benda-benda di ruangan yang kamu masukin. Tenang, ada pilihan bahasa Inggrisnya, kok. Kamu juga bisa masuk ke ruangan pemutaran film yang nanyangin adaptasi cerita Genji sampai nyium bahan-bahan wewangian khas periode Heian. Dari kerang sampai kayu manis, semuanya lengkap. Ada juga ruangan yang dipenuhin gambar 3 dimensi dan lampu dekoratif bentuk daun momiji yang cantik banget.

4. Manjain lidah dan beli oleh-oleh di Byodoin Omotesando

sumber foto:A�insidekyoto.com

Gak jauh dari Byodoin, ada jalan yang dipenuhi sama toko-toko berbau matcha. Kawasan bernama Byodoin Omotesando memang surganya pencinta green tea. Bubuk teh, mochi, es krim, bahkan mie dan wine, semuanya bertema matcha alias green tea! Buat kamu yang pengin ngerasain pengalaman otentik nyobain teh lokal, kamu bisa mampir ke kedai-kedai yang menyajikan matcha tanpa campuran apa-apa. Rasanya luar biasa! Selain bisa ngenyangin perut, kamu juga bisa beli oleh-oleh bertema matcha. Takut salah beli? Tenang, ada free sample-nya, kok! Siapin aja yen yang agak banyak karena harganya agak lebih mahal dibanding tempat lain. Asyiknya, nih, kalau pembelian kamu di atas 5000 yen, kamu bakal dibebasin dari PPn!

5. Menikmati tenangnya Ujigami Shrine

sumber foto:A�wikimedia.org

Uji kayaknya memang tempat yang identik sama hal-hal serba tertua di Jepang. Buktinya, Ujigami Shrine ini juga jadi salah satu kuil tertua di Jepang. Konon, kuil kecil yang suasananya sepi dan sejuk ini dibangun buat menenangkan arwah seorang pangeran yang bunuh diri di Sungai Uji. Meskipun didirikan karena peristiwa yang bikin sedih, ternyata Ujigami Shrine populer dijadiin tempat foto-foto prewedding, lho! Hmmma�� mungkin karena gak banyak turis yang ngumpul di sini, ya.

6. Lihat Uji dari ketinggian di Bendungan Amagase

sumber foto:A�wikimedia.org

Ada dua tipe orang yang bakal suka sama Bendungan Amagase: orang yang melankolis atau suka tantangan. Yaiyalah, kalau phobia tempat tinggi bisa-bisa malah nangis! Nah, di sini kamu bisa nikmatin pemandangan kota Uji dari ketinggian sambil duduk santai. Bukan gak mungkin pikiran kamu bakal melayang ke masa lalu, hihihia��

Buat sampai ke atas, kamu bisa nyewa sepeda atau jalan kaki. Dari Sungai Uji, kamu tinggal jalan lurus ke bendungan yang jadi penyuplai tenaga listrik ini. Poin plusnya, tempat ini jarang didatengin turis!

7. Masak dan meditasi di Manpukuji

sumber foto:A�discoverkyoto.com

Sebagai daerah yang super tenang, wajar banget Uji bisa dijadiin tempat meditasi. Kalau kamu cari tempat yang oke, kuil Manpukuji-lah jawabannya! Sebagai salah satu kuil (lagi-lagi) tertua di Uji yang dibangun tahun 1661 sama guru Zen bernama Yinyuan dari China, Manpukuji banyak dipengaruhi gaya arsitektur Dinasti Ming. Di sini kamu bisa ikut kelas masak menu vegetarian khas Zen sampai ngilangin stress dengan ikutan a�?Zazena�?, meditasi gaya Zen.

 

Komentar