Ahorita: Konsep Waktu Orang Meksiko yang Bikin Bingung Campur Kesel


Sebagai negara agraris yang dilewati garis khatulistiwa, konsep waktu di Indonesia fleksibel banget. Kamu  pasti gak asing sama istilah “ba’da maghrib”, “abis isya”, atau “lima menit lagi gue sampe” padahal baru keluar pager rumah. Dengan kata lain, janjian sama kebanyakan orang Indonesia selalu rawan ngaret.

0
0
0

sumber foto: allwaysdive.com.au

Ternyata Indonesia punya temen dalam dunia per-ngaret-an! Sebagai sesama negara dua musim, Meksiko juga punya istilah ahorita yang sukses bikin frustrasi orang asing. Meskipun punya arti “sekarang juga”, ahorita bisa berarti besok, sejam lagi, tahun depan, atau gak sama sekali. Gak jarang ahorita juga dipakai buat menolak sebuah tawaran dari orang lain. Misalnya aja, nih, kalau ada marketing bank nawarin kartu kredit, kita suka bilang, “nanti dulu, deh, mbak.” atau “gak dulu, ya, mas.” Nah, ahorita sebagai ungkapan penolakan punya arti yang sama kayak kalimat bahasa Indonesia yang satu ini.

Uniknya lagi, panjang-pendeknya pengucapan huruf ‘i’ dalam ahorita bisa menunjukkan seberapa mendesak atau gaknya sesuatu. Kalau mereka ngomong “Ahorita”, mungkin kamu disuruh nunggu 5 jam. Kalau mereka bilangnya “Ahoriiiita”, bisa jadi kamu harus nunggu 5 tahun lagi atau sekalian aja tinggal pergi. Nah, kalau kamu pengin sesuatu dilakukan bener-bener sekarang juga, coba bilang “Ahorititita!” dengan cepat dan tegas.

sumber foto: polkadotbride.com

Lucunya lagi, kalau ada orang bikin acara dan belum selesai pas udah lewat dari waktu seharusnya, orang Meksiko justru senang karena mereka ngerasa orang yang ngundang pengin mereka tinggal lebih lama. Sementara kalau di negara-negara maju yang punctual, acara yang jamnya molor dianggap membuang waktu. Selain itu, mirip banget kayak di Indonesia, kalau orang Meksiko bikin pesta jam 6 sore, tamu baru mulai berdatangan sekitar jam 7.30. Wih, persis kayak di sini!

Kenapa orang Meksiko punya konsep waktu begini? Soalnya, mereka menganggap waktu adalah sesuatu yang fleksibel dan gak bisa dikendaliin sepenuhnya. Mereka lebih suka segala sesuatu bersifat spontan daripada terukur. Bagi mereka, hidup yang udah terencana dari jam ke jam gak ada serunya sama sekali. Uniknya, Meksiko adalah satu-satunya negara berbahasa Spanyol yang punya konsep ahorita se-fleksibel ini. Negara lain sama sekali gak, lho!

Komentar

Tinggalkan Komentar: