08.Aug.2019

Tempat Angker di Batam? Kampung Vietnam alias Pulau Galang Salah Satunya


Kampung Vietnam ada di Indonesia? Ada, dong. Lokasinya di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Disebut Kampung Vietnam karena tempat tersebut merupakan bekas tempat tinggal warga Vietnam yang pernah mengungsi ke Indonesia. Dulu, pernah ada kejadian ngeri di sana dan katanya, arwah dari korban kejadian itu masih sering bergentayangan.

0
0
0

Apa yang membuat warga Vietnam mengungsi ke Indonesia? Perang. Demi kehidupan yang lebih aman, mereka meninggalkan Vietnam dan menyeberang lautan menuju Indonesia. Setelah sekian lama mengarungi lautan, mereka tiba Pulau Natuna, Tanjung Pinang, dan Batam. Di Batam, mereka mendarat di Pulau Galang.

Pulau Galang yang awalnya kosong-melompong akhirnya jadi tempat penampungan bagi para pengungsi Vietnam. Pulau Galang yang awalnya kosong-melompong tanpa fasilitas apa pun akhirnya dilengkapi dengan rumah, sekolah, rumah sakit, dan tempat ibadah. Sekarang, tentu sudah tidak ada warga Vietnam yang tinggal di sana. Namun, sisa-sisa peninggalannya masih bisa kalian jumpai.

Terdapat dua monumen di Pulau Galang. Pertama, monumen perahu. Monumen berwarna biru tersebut merupakan penanda bahwa dengan perahulah orang Vietnam tiba di Indonesia. Para pengungsilah yang membangun monumen tersebut. Kedua, monumen humanity atau monumen kemanusiaan. Monumen inilah yang berhubungan dengan hal ngeri nan tragis yang pernah terjadi di Pulau Galang.

Sumber: https://www.alimuakhir.com/2016/02/mengenang-manusia-perahu-di-kampung.html (foto oleh Kang Alee)

Dari tulisan di bagian bawah monumen kemanusiaan, diketahui bahwa monumen tersebut berdiri pada 1 Januari 1985. Sekilas jika dilihat, monumen tersebut nampak biasa saja. Namun, ada makna penting di balik dibangunnya monumen itu, yakni untuk mengenang kisah tragis yang menempa seorang perempuan bernama Thin Nham Laoi.

Thin Nham Laoi adalah warga Vietnam yang bunuh diri akibat pemerkosaan. Ia diperkosa oleh sesama pengungsi di Pulau Galang. Malu karena pemerkosaan yang dialami, Laoi memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Kasihan sekali, ya. Ini, nih, kejadian ngeri di Pulau Galang yang Mister bilang di awal. Dan, seperti yang Mister juga bilang di awal, arwah dari korban kejadian tersebut masih sering bergentayangan.

If you are lucky enough, saat berkunjung ke Pulau Galang, kalian bisa melihat sosok Thin Nham Laoi. Ini bukan isapan jempol, lho. Sudah ada pengunjung yang pernah melihatnya. Katanya, sih, Thin Nham Laoi termasuk cantik wajahnya. Cantik-cantik bikin merinding!

Sumber: http://lensawisata.com/kampung-vietnam-di-indonesia/humanity-statue-merukapan-patung-yang-dibuat-oleh-para-pengungsi-yang-menaruh-simpati-dan-menjadi-monumen-untuk-mengenang-tragedi-kemanusiaan_lensawisata-com/

Selain Thin Nham Laoi, masih ada sosok-sosok lain yang akan menghantui pengunjung yang datang ke Pulau Galang. Biasanya mereka muncul di dekat makam. Iya, di sana ada makam tempat menguburkan ratusan para pengungsi Vietnam. Nama makamnya adalah Nghia Trang grave.

Para pengungsi Vietnam itu rata-rata meninggal karena terserang semacam penyakit kelamin yang bernama Vietnam rose. Dan lagi, kalau kalian “beruntung”, kalian bisa bertemu dengan arwah-arwah dari orang yang dimakamkan di Nghia Trang grave. Lihat makam aja udah serem, ya, apalagi kalau sampai lihat penghuninya. Makin serem euyyyy.

Sumber: https://travel.detik.com/domestic-destination/d-2875188/kuburan-serba-putih-yang-cantik-di-batam (foto oleh Afif/detikTravel)

Apakah hanya itu cerita horornya? Tunggu dulu, masih ada satu lagi. Kali ini tentang mengkudu. Suatu hari, pernah ada pengunjung yang nekat mengambil mengkudu yang ada di Pulau Galang. Akibat perbuatan tersebut, ia kesusahan mengendalikan setir mobilnya dalam perjalanan pulang.

Terus, ketika sampai di rumah, dia jadi linglung gitu. Serem banget, ya. Jadi, gaes, kali aja kalian berani uji nyali di Pulau Galang, kalau lihat mengkudu, cukup dilihat aja, ya. Gak usah diambil dan dibawa pulang segala.

Komentar