04.Oct.2018

6 Fakta tentang Halloween yang Bikin Bulu Kuduk Merinding


Udah bulan Oktober, berarti Halloween hampir tiba! Buat memeriahkan "hari besar" yang jatuh tiap tanggal 31 Oktober ini, Mister mau bahas soal fakta tentang Halloween yang rada-rada bikin merinding. Meskipun kurang populer di Indonesia, gak ada salahnya kita kulik fakta di balik hari serem-sereman yang satu ini. Seru dan menambah pengetahuan tentang budaya lain, lho!

0
0
0

1. Kenapa orang pakai kostum seram pas Halloween?

kostum

sumber foto: id.pinterest.com

Kebiasaan memakai kostum setan, monster, dan dedemit sejenis lainnya berakar dari kebiasaan orang Celtic pas ngerayain Festival Samhain. Di hari ini, mereka memakai kostum dan topeng menyerupai setan supaya nggak bisa dikenali oleh arwah-arwah yang dipercaya suka gentayangan saat festival ini berlangsung. Kan nggak lucu kalau tiba-tiba disapa, "eh, kamu manusia, ya?" sama kuntilanak. Berabad-abad kemudian, sampai sekarang, kebiasaan pakai kostum seram tetep dipertahankan. Bedanya, sekarang orang lebih kreatif nyari tema kostum, kayak superheroes dan hewan, misalnya.

2. Asal-usul Jack-o-lantern

jack o lantern

sumber foto: publicdomainpictures.net

Tahu Jack-o-lantern, kan? Itu, tuh, labu yang diukir jadi bentuk muka dan diisi lilin. Menurut legenda Irlandia, nama ini diambil dari nama orang yang peliiit banget. Dia udah sering banget ngibulin iblis (gila, iblis aja dikibulin!) sampai-sampai dia nggak boleh masuk surga maupun neraka. Setelah itu, iblis mengutuk dia untuk gentayangan di dunia selamanya cuma dengan dibekali batu bara dari neraka. Si Jack mengambil batu bara itu dan membuat lentera dari lobak untuk ngebantu dia memandu jiwanya yang tersesat. Nah, seiring berjalannya waktu, kebiasaan orang mengukir lobak saat Halloween digantikan oleh labu dianggep lebih "keren" dan nggak selangka lobak.

3. Orang Jerman menyimpan pisau mereka rapat-rapat

knives

sumber foto: gizmodo.com

Fakta tentang Halloween yang satu ini agak unik. Di Jerman, wajib hukumnya buat nyimpen pisau pas tanggal 31 Oktober. Kenapa? Takut melukai para arwah! Orang Jerman menganggap Halloween adalah waktu buat menghormati dan menghargai orang-orang yang udah meninggal. Tindakan ini udah jadi ttradisi supaya arwah-arwah yang lagi mampir dan gentayangan saat malam nggak terluka. Agak lucu, ya, logikanya? Hehehe. tapi kalau kamu nyadar arwah-arwah lagi berkeliaran, pasti kamu males ngelanjutin ketawa. Mending banyak-banyak baca doa aja di dalem rumah!

4. Anak-anak jadi berkelakuan lebih buruk

bad kids

sumber foto: licecaresolutions.com

Menurut penelitian, Halloween adalah malam yang paling berbahaya dalam kurun waktu satu tahun. Kemungkinan anak-anak untuk meninggal karena kecelakaan atau tertabrak mobil lebih besar di malam Halloween. Kenapa? Ini karena ada lebih banyak pengemudi mabuk dan anak-anak yang berlarian di jalan sambil memakai kostum dan topeng. Anak-anak yang ikutan trick-or-treat keluar di malam hari cenderung jadi kurang hati-hati karena asyik lari dari satu pintu rumah ke pintu lainnya buat ngumpulin permen. Banyaknya kecelakaan anak bikin pemerintah Amerika Serikat ngeluarin imbauan ke para orang tua buat ngasih pengawasan ekstra ke anak-anak mereka saat Halloween.

5. Permen-permen nggak selalu aman dimakan!

halloween candies

sumber foto: nourishfamily.com

Menjelang tanggal 31 Oktober, biasanya ada peringatan waspada terhadap potongan silet atau racun yang diselipkan ke dalam permen. Menurut LiveScience, kejadian keracunan permen ini pernah terjadi dua kali dan dilakuin oleh orang-orang dekat si anak. Misalnya aja, di tahun 1970, anak laki-laki 5 tahun bernama Kevin Toston diduga makan permen yang dicampur heroin. Usut punya usut, ternyata heroin tersebut punya pamannya yang selama ini disembunyiin. Setelah itu, di tahun 1974, Timothy O'Bryan yang berusia 8 tahun akhirnya meninggal setelah makan permen yang dicampur sianida. Detektif yang menangani kasus ini akhirnya tahu kalau tersangkanya adalah ayah si Timothy sendiri yang ngebunuh demi ngedapetin uang asuransi sebesar $20.000. Tega, ya!

6. Wow! Keren, ya dekorasi mayatnya. Eh, itu mayat beneran?

dekorasi mayat

sumber foto: atlantaonlinemagazine.com

Halloween tiba, dekorasi bertema horror pun bertebaran. Eits, hati-hati. Bisa jadi satu di antaranya sungguhan! Beberapa tahun lalu, warga di sebuah permukiman ngeliat dekorasi mayat yang mirip sungguhan tergantung di pohon. Setelah beberapa hari, mereka jadi heboh setelah polisi mengumumkan kalau itu bener-bener mayat perempuan yang bunuh diri! Selain itu, di Los Angeles, para warga yang tinggal di sebuah apartemen awalnya nggak peduliin sesosok tubuh tergeletak dengan mata pecah seakan-akan kena tembak. Setelah hampir 7 hari berlalu, rupanya sosok itu pelan-pelan mulai membusuk! Warga pun kaget dan akhirnya polisi menetapkannya sebagai kasus bunuh diri. Hiiii...

Komentar