15.Feb.2019

5 Wisata Asyik Dalam dan Luar Negeri buat Penggemar Bulu Tangkis


Bulu tangkis adalah olahraga yang cukup populer, termasuk di Indonesia. Ketika diselenggarakan turnamen bulu tangkis di suatu negara, para penggemar bulu tangkis berbondong-bondong datang dan memenuhi stadion untuk mendukung atlet idola mereka. Kalau kamu termasuk penggemar bulu tangkis, Mister punya 5 rekomendasi aktivitas wisata. Mulai dari mengunjungi GOR milik klub bulu tangkis legendaris sampai nonton All England, semuanya asyik buat dicoba.

0
0
0

1. Berkeliling GOR Jati PB Djarum, Kudus, Jawa Tengah

GOR Jati PB Djarum, Kudus, Jateng

Sumber fotohttps://www.pbdjarum.org/galeri/foto/0/382/outdoor/194d5e0bf8f702f2c6/gor-bulutangkis-pb-djarum-jatikudus/16#detil

Perkumpulan bulu tangkis (PB) Djarum termasuk klub legendaris yang banyak ngelahirin atlet hebat yang mampu berprestasi hingga kancah internasional. Mulai dari generasi Liem Swie King, Alan Budi Kusuma, Maria Kristin sampai generasi masa kini, seperti Liliyana Natsir, Debby Susanto, dan Kevin Sanjaya.

Untuk bisa mencetak atlet-atlet hebat, PB Djarum punya fasilitas gelanggang olahraga (GOR) yang dijadiin tempat karantina plus tempat berlatih para atletnya. GOR Jati PB Djarum diresmikan pada 2006. GOR ini berdiri di atas lahan seluas 49.207 m2. Di halaman depan GOR Jati, ada patung pemain bulu tangkis yang berdiri di atas bola dunia. Ketika masuk GOR, kita bakal disambut hall of fame yang memajang foto-foto pemain bulu tangkis legenda pentolan PB Djarum.

GOR Jati PB Djarum disebut-sebut sebagai tempat pelatihan olahraga terbaik di Asia Tenggara. Ini karena fasilitas di GOR tersebut lengkap banget. Ada 16 lapangan yang bisa dipakai buat berlatih atau bertanding. Ada pula ruang fisioterapi dan fitness center.

GOR Jati juga punya fasilitas asrama buat tempat tinggal para atlet. Di halaman depan asrama, banyak dijumpai pepohonan yang bikin suasana makin asri. Total ada 40 kamar di asrama GOR Jati yang terbagi dalam 20 kamar di asrama putri dan 20 kamar di asrama putra. Kamar-kamarnya sangat bersih dan di dalamnya ada meja belajar, lemari, dan AC.

Kalau kalian lihat langsung fasilitas-fasilitas itu, kalian pasti terkesima. Pokoknya, nggak bakal nyesel, deh, kalau berkunjung ke GOR Jati PB Djarum. Dijamin puas!

2. Melihat Proses Pembuatan Shuttlecock di Kampung Lawatan, Tegal, Jawa Tengah

Kok buatan warga Kampung Lawatan, Tegal, Jateng

Sumber fotohttp://panturabisnis.com/shuttlecock-bangkit-utama-pasok-pabrik-cock-di-bandung/

Kampung Lawatan terkenal sebagai kampung penghasil shuttlecok alias kok, salah satu properti dalam olahraga bulu tangkis. Ada sekitar 9.000 warga yang tinggal di Kampung Lawatan dan hampir seluruhnya bekerja sebagai perajin kok. Dalam 1 hari, para warga Kampung Lawatan mampu memproduksi 12.000 kok.

Proses produksi kok yang dilakukan warga Kampung Lawatan adalah mencuci bulu angsa, menggunting bulu angsa, menjahit bulu angsa, dan memasang bulu angsa sampai jadi kok. Bulu angsa diimpor dari Jepara, sedangkan gabus pemberat kok diimpor Spanyol dan Portugal. Kok buatan warga Kampung Lawatan diekspor ke Jakarta dan Bandung. Harganya sekitar Rp30.000 untuk kok sejumlah 1 lusin.

3. Foto Bareng Patung Lilin Rudy Hartono di Museum Madame Tussauds, Singapura

Patung lilin Rudy Hartono di Museum Madame Tussauds, Singapura

Sumber fotohttp://www.sukita.info/indah-permata-sari/7-rekor-pebulutangkis-indonesia-yang-belum-bisa-dipecahkan/ yang diambil dari moola.id

Rudy Hartono adalah atlet bulu tangkis tunggal putra Indonesia dengan raihan terbanyak pada turnamen All England, yakni delapan kali juara. Ia merupakan orang Indonesia kedua setelah Soekarno yang dibuatkan patung lilin. Secara berturut-turut Rudy jadi juara All England pada 1968—1974. Lalu, 4 tahun berikutnya pada All England 1978, ia kembali jadi juara. Sampai saat ini, belum ada atlet bulu tangkis Indonesia yang bisa menyamai capaiannya. Bener-bener legend!

Patung lilin Rudy diresmikan pada 2016. Proses produksinya menelan biaya hingga Rp4 miliar. Wow! Patung tersebut pakai seragam atlet bulu tangkis zaman dulu, yakni atasan berupa kaos berkerah warna putih, bawahan juga putih, bahkan sampai sepatunya pun putih. Ia memegang raket Yonex B-9100. Raket tersebut ditandatangani founder Yonex Minouru Yoneyama dan Rudy sendiri. Kalau kamu lagi travelling ke Singapura, boleh banget, tuh, pergi ke Museum Madam Tussauds dan foto bareng patung lilin Rudy Hartono.

4. Melihat Sejarah Bulu Tangkis di National Badminton Museum, Inggris

National Badminton Museum, Inggris

Sumber fotohttps://duaribuan.wordpress.com/2014/07/19/menengok-museum-bulutangkis-di-inggris/

Kalau kamu pengen tahu sejarah bulu tangkis, National Badminton Museum adalah tempat yang tepat buat dikunjungi. Museum tersebut buka tiap hari pukul 9.00—20.00. Lokasinya di Jalan Broadwell Road, Kota Milton Keynes.

Di National Badminton Museum, dipajang beragam raket dan kok dari masa ke masa. Ternyata, pada zaman dulu, raket terbuat kulit binatang dengan model tertutup. Sebelum jadi olahraga, bulu tangkis awalnya sekadar permainan yang disebut battledore. Dalam permainan tersebut, antarpemain saling menepak bulu angsa menggunakan raket mini yang terbuat dari kulit binatang.

Beda banget, ya, sama raket zaman sekarang yang terbuat dari senar dan berlubang-lubang. Kita juga bisa ngelihat pakaian orang-orang ketika bermain bulu tangkis pada zaman dulu. Wanita pakai kemeja lengan panjang dan rok panjang, sedangkan pria pakai kemeja lengan panjang dan celana panjang. Resmi banget, ya, pakaian buat main bulu tangkis zaman dulu.

Orang Indonesia boleh berbangga, lho dengan museum ini karena museum ini memajang artikel tentang Rudy Hartono, atlet bulu tangkis Indonesia yang berhasil jadi juara All England delapan kali. Dalam artikel tersebut disebutkan bahwa ketika jadi juara All England pertama kalinya pada 1968, Rudy adalah atlet termuda yang berhasil menjuarai All England. Saat itu ia berusia 18 tahun.

5. Nonton All England di Arena Birmingham, Inggris

Arena Birmingham, tempat nonton All England

Sumber fotohttp://www.accesstickets.com/tickets/depeche-mode/849-birmingham-barclaycard-arena-19-11-2017

Last but not least, nonton All England! Penggemar bulu tangkis pasti tahu, dong All England. Itu adalah kejuaraan bulu tangkis tertua yang diselenggarakan di Inggris. Para atlet bulu tangkis berlomba-lomba buat bisa jadi juara di ajang prestisius tersebut. Lokasi diselenggarakannya All England ialah di Arena Birmingham.

Arena Birmingham merupakan arena indoor berkapasitas 13.000 orang tempat diselenggarakannya berbagai acara, termasuk kejuaraan All England. Arena tersebut dibuka pada 1991 dengan nama National Indoor Arena. Pada 2014, berganti nama jadi Barclaycard Arena dan sejak 2017 berubah nama jadi Arena Birmingham.

All England baru diselenggarakan di Arena Birmingham pada 1994. Sebelumnya, pada 1953—1994, diselenggarakan di Wembley Arena, London.  Pertama kali All England dihelat ialah pada April 1899. Saat itu, namanya masih Inggris Terbuka. Baru pada 1902, namanya berubah jadi All England.

Komentar